Fantastic Beasts and Where to Find Them


fantastic_beasts_and_where_to_find_them_poster

Bukan fans garis keras Harry Potter, tapi menikmati episode demi episode Harry Potter layar lebar.

Gw baru tau film ini karena lagi pengen nonton aja sama istri gw.Coba browsing dan menemukan judul cukup menarik “Fantastic Beasts and …”, Film apa sih ini, kok bisa sampe tiga studio, bentar… Liat IMDB, wieewww… score 8.4 Sepertinya layak tonton nih, minta approval sekaligus ngajak istri, langsung cuss ke Bintaro Exchange. Rencana nonton di Bintaro Exchange jam 18.50 gagal, nyampe 10 menit sebelum mulai tinggal 2 baris di depan. Akhirnya mutusi untuk nonton yang 20.30. Untuk ukuran film layar lebar spin off dari Harry Potter dan J.K. Rowling, bioskop terhitung sepi, maksudnya di jam berikutnya masih dapet dua baris dari atas. Gw rasa cuma die hard fansnya Harry Potter aja yang ngeh film ini, lagian film ini juga kayaknya ngga terlalu banyak ngeluarin marketing cost.

Anyway, buat gw pribadi film ini memberikan nuansa baru dalam dunia penyihir, walaupun nuansa Harry Potternya masih kentel banget. Mulai dari movie titlenya keluar langsung keliatan kalau ini spin offnya.

Setting umurnya udah bukan anak kecil lagi, walaupun cukup safe untuk ditonton oleh anak kecil beranjak remaja dengan dampingan orang tua. J.K. Rowling nampaknya masih mau bermain di pembaca dan pengikut setia Harry Potter, karena karakter utamanya ya seumur Harry Potter yang sekarang. Menyenangkannya, terbuka kemungkinan untuk munculnya karakter Harry Potter tanpa harus terlalu sudah ngaduk-ngaduk timeline di dalamnya.

 

Film ini bercerita tentang Newt, seorang wizard dari Inggris yang datang ke America dengan suatu tujuan, ternyata dalam perjalanannya dihadapkan dengan beberapa problem. Newt yang menurut ukuran gw adalah wizard yang pendiem, sangat tidak berapi-api, mencoba membereskan problem tersebut satu per satu dengan ketenangannya. Karakter demi karakter diperkenalkan, protagonis dan antagonis…, walaupun agak2 mirip sih.. ada “Voldemortnya” ada yang agak-agak kayak “Snape”, dst. Untuk pemerannya gw bisa bilang castingnya keren, tapi harusnya ngga perlu pemain sekaliber Collin Farrell maupun Johnny Depp main di dalam film seperti ini.

Untuk detail-detail gambarnya bagus, kita bakal dibawain suatu bangunan seperti Hogwarts tepi konteksnya bukan sekolah melainkan tempat kerja. Setting kebanyakan di open space perkotaan, agak berbeda dengan Harry Potter. Efek-efek magic juga smooth, kurang lebih seperti Harry Potter.

Untuk flow cerita cukup mudah ditebak, tapi seperti biasa, pasti nilai-nilai yang bisa dipelajari. Oh iya, saran gw turunin ekspektasi elo melihat spell dahsyat di film ini, karena film ini lebih menekankan kepada hal-hal yang tidak berkaitan dengan kemampuan karakter utama memainkan tongkat ajaibnya.

Selamat menonton!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s