#MovieReview – How to Train Your Dragon 2


How_to_Train_Your_Dragon_2_posterYups, Hiccup and Toothless is backkkk!!! Gw dan istri ngga sabar nunggu film yang satu ini, tapi harus nunggu 1 minggu karena badan masih kurang sehat. Nonton di Bintaro Exchange dalam format 3D dan studio tidak terlalu penuh anak kecil, jadi ngga begitu rame. šŸ™‚

Dreamworks kembali dengan film animasi yang sarat nilai, layak untuk ditonton oleh anak-anak, bahkan banyak pelajaran juga yang bisa didapatkan oleh orang-orang yang sudah cukup berumur. Dari pengisi suara masih didominasi film sebelumnya, Jay Baruchel, Gerard Butler, Jonah Hill, Kristen Wiig masih sebagai, Hiccup, Stoick, Snotlout, dan Ruffnut. SementaraĀ Dean DeBlois (Lilo and Stitch) masih hadir sebagai director serta Bonnie Arnold (HTTYD 1, Tarzan, Toy Story) sebagai produser.

Cerita bermula dari masa setelah vikings dan naga sudah hidup bersama. Hiccup yang sedangĀ berpetualang bersama dengan Astrid menemukan sebuah tempat yang berisiĀ bongkahan es. Tidak hanya itu, ternyata mereka juga bertemu dengan Eret serta pasukannya yang berupaya untuk menangkap naga-naga yang ada di area tersebut. Hiccup dan Astrid berhasil melarikan diri dan kembali ke desanya. Hiccup kemudian memberitahukan hal tersebut ke ayahnya, Stoick, mengenai kelompok orang yang berusaha menangkap naga-naga yang akan diserahkan ke Drago Bludvist. Stoick yang memiliki pengalaman buruk dengan Drago berusaha melindungi desanya. Hiccup yang senang berdamai berupaya untuk bernegosiasi dengan Drago dan melarikan diri bersama Astrid.

Dalam perjalannya mencari Drago, Hiccup mengalami hal yang tidak pernah diduganya. Pertemuan dengan seseorang dan juga dengan naga-naga lainnya berhasil membuat dirinya tercengang sekaligus bahagia. Tetapi ternyata cerita tidak berakhir di sana, Drago masih terus memburu seluruh naga-naga untuk bisa dikuasainya, karena dengan memiliki naga-naga tersebut Drago memiliki kekuatan untuk menguasai seluruh manusia. Apakah Hiccup berhasil bernego dengan Drago, ataukah harus melalui kekerasan?

Dreamworks berhasil mensejajarkan diri dengan Disney serta Pixar dalam menggarap animasi. Selain keindahan visual, nilai-nilai yang ditanamkan juga baik. Dalam film ini ada banyak pelajaran yang bisa diambil, seperti mencari kedamaian, pengorbanan, kepercayaan diri, persahabatan, kepemimpinan, dan hal-hal lainnya. Bila menonton bersama anak kecil ada baiknya diberikan penjelasan kepada anak-anak tersebut mengenai nilai-nilai yang bisa diambil. Agak disayangkan bila yang dikagumi adalah hanya visualnya saja.

OVERALL SCORE : 8/10

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s