#Juventus – Wake up call


Juventus - Fixture

Juventus – Fixture

Dan setelah melewatkan sepuluh pertandingan dengan rekor 7 kali menang serta 3 kali seri, akhirnya Juventus pun tumbang di pertandingan ke 11 ketika bermain di kandang Fiorentina. Seperti biasa, gw akan lebih seneng mengananilis game-game sebelumnya untuk ngeliat performance Juventus secara keseluruhan.

Berikut ini beberapa recap yang dibuat dalam bentuk excel.

UntitledSebagai gambaran aja, untuk yang warna kuning di mana Juventus menang, yang abu-abu seri, sementara yang merah karah. Sebenarnya rekor yang dibuat Juventus juga tidak terlalu buruk, 7-3-1 untuk 11 pertandingan pertama. Tapi melihat selisih gol yang terjadi, hanya ketika melawan Lazio di Super Cup dan Seri A selisih gol bisa lebih dari satu, sementara untuk kemenangan lainnya hanya diperoleh dengan selisih satu gol.

Untuk produktivitas gol Juventus terlihat jelas bahwa babak ke dua menjadi andalan Juventus untuk bisa membobol lebih banyak di gawang lawan. Agak mengherankan memang, melihat kualitas penyerang Juventus saat ini ternyata hanya 4 dari 11 game di mana Juventus bisa mencetak gol pada babak pertama,  selebihnya gol-gol tersebut dicetak di babak ke dua. Hal ini semakin ditunjukan dengan gol-gol dari Tevez dan Quags sebagai penyerang, 4 dari 5 gol Tevez dan 3 dari 3 gol Quags di buat di babak ke dua. Oke, babak ke dua seharusnya memang tidak ada masalah, kecuali pada pertandingan terakhir melawan Fiorentina di mana sepertinya seluruh pemain buyar konsentrasinya, terlebih dengan pergantian pemain yang “tidak wajar”.

Formasi favorit Conte tidak berubah untuk 11 pertandingan ini, tetap dengan 3-5-2. Pertahanan diserahkan ke Chiellini, Bonnuci, dan Barzagli, dengan Ogbonna sebagai pemain pengganti. Kiri dan kanan didominasi Asamoah dan Lich dengan Isla sebagai sebagai back up ketika Lich cedera. Tengah rotasi pemain Marchisio, Pirlo, Pogba, Vidal. Sementara depan Tevez dengan rotasi tandem Vucinic, Quags, Llorente, dan Gio.

Jujur saja kalau dilihat sepertinya formasi permainan ini menjadi membosankan karena sepertinya dengan mudah dibaca oleh tim lawan, tetapi perlu diingat walaupun seakan-akan tidak berubah, formasi seperti ini yang menjadi andalan Conte untuk bisa mendapatkan scudetto tahun lalu. Tapi pendapat pribadi, sepertinya Conte harus mencari alternatif formasi dengan tiga penyerang, bisa dengan 3-4-3 dengan bermain agak ke tengah (Marchisio-Pogba-Pirlo-Vidal) dengan Gio di depan untuk Support Tevez – Vucinic/Quags atau 4-3-1-2 dengan menarik Lich ke belakang dan tiga orang di tengah (Pogba-Pirlo-Vidal) dan Marchisio support ke depan untuk Tevez-Vucinic/Quags.

Players

Nah, ini data pemain yang dimainkan oleh Conte dalam 11 pertandingan ini. Buffon, Chiellini, Bonucci, Barzagli, Asa, Pirlo, Vidal, Pogba, dan Tevez dimainkan minimal dalam 9 pertandingan, bahkan Tevez main 11 pertandingan. Wooww.. Mudah-mudahan aja ngga burned out para key player ini. Ngga heran kalau pertahanan sering keteteran mengingat tingkat kelelahan yang mungkin dihadapin tiga pemain bertahan ini. Ogbonna, Caceres, Peluso mungkin bisa dijadikan opsi sebagai starter untuk memberikan waktu istirahat ke Chiellini, Bonucci, dan Barzagli.

Lapangan tengah sebenarnya cukup stabil, tetapi entah kenapa menurut pribadi, Padoin, Isla, Peluso masih belum selevel dengan Lich dan Asa, jadi kalau mereka ditaruh distarter agak kurang greget permainannya. Untuk tengah, no comment, Vidal, Marchisio, Pogba, dan Pirlo seharusnya sudah mencukupi.

Masuk ke penyerang, Produktivitasnya masih tidak terlalu jauh dengan tahun lalu. Memang munculnya Tevez sebagai top scorer cukup membahagiakan hati, tetapi second layernya masih belum bisa diandalkan. Hanya Quags yang bisa mencetak tiga gol (padahal awal musim sempat hampir dijual), yang lainnya baru satu gol, padahal rata-rata minimal sudah 3 kali menjadi starter dengan rata-rata bermain sebanyak 6-7 kali. Agak penasaran dengan Gio, harapannya menjadi super sub  masih belum menjadi kenyataan, dengan 6 kali bermain hanya bisa mencetak gol 1. Vucinic pun begitu, 5 kali sebagai starter baru bisa mencetak 1 gol. Usulan pribadi, Tandemin lagi Gio dan Vucinic sebagai starter, Tevez dan Quags jadi super sub. 😀 Bukannya ngga suka dengan Tevez, tapi toh Tevez kebanyakan membuat gol di babak ke dua.

Pada akhirnya, memang performa Juventus ngga buruk-buruk banget, tapi untuk melihat kedepan, Roma yang punya perfect 8, dan Napoli yang punya nilai sama dengan Juventus, sementara keteteran di Champions, PR banget untuk Juventus memperbaiki performanya.

Semoga scudetto tetap dipertahankan… Semoga Juventus bisa sampai semi final Champions.

 

Penasaran sama performa Roma yang lagi kinclong dan menemukan beberapa hal :

1. Roma menggunakan formasi 4-3-3 dalam 8 pertandingan pertama. Formasi ini membuat pekerjaan bertahan lebih ringan karena menggunakan formasi 4 pemain bertahan. Ingat Juventus dua musim lalu, Conte lumayan sering menggunakan 4 pemain bertahan dengan hasil akhir tidak terkalahkan selama satu musim. Dengan semakin tingginya skill pemain penyerang lawan, jumlah pemain bertahan tentunya menentukan berapa gol yang akan bersarang di gawang. Sebagai catatan, dari 8 pertandingan, Roma clean sheet 7 pertandingan.

2. Balza-Castan-Benatia-Maicon/Toro dipercaya di belakang. Lini tengah Pjanic-Rossi-Stroot. Sementara Gervinho-Totti-Florenzi di depan. Castan-Benatia jadi tembok belakang Roma, sementara Pjanic-Rossi-Stroot ngacak-ngacak tengah. Di depan Gervinho memang jadi nafas baru Roma ditandemin dengan Totti dan satu penyerang lainnya. Penggunaan tiga penyerang inilah yang mungkin bisa jadi alternatif untuk Juventus lebih “nyerang lagi”

Ah, dua fakta ini memang menarik banget. 🙂 Andaikan Juventus….

Jujur pengen banget ngeliat formasi ini. 🙂

Buffon – Chiellini – Bonnuci – Barzagli – Licht – Marchisio – Pogba – Vidal – Seba – Vucinic – Tevez….

 

Note : Ini cuma tulisan seorang fans Juventus yang berharap Juventus terus berprestasi, yang hanya bisa memainkan dan menjadi manajer di FIFA 14 saja. #FORZAJUVE

 

@jon_da

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s