#MovieReview – Moneyball


Moneyball

Moneyball

Film ini merupakan film adaptasi dari novel dengan judul yang sama tulisan Michael Lewis. Bercerita tentang dunia baseball, ilm ini menjelaskan mengenai pentingnya angka statistik yang lebih mendalam dari pemain untuk mendapatkan nilai real dari seorang pemain (sabermetric). Pernyataan ini mematahkan prinsip bahwa tim yang bagus harus dibangun dengan pemain-pemain yang memiliki gaji yang mahal.

Billy Beane (Brad Pitt) manager Oakland Athletics mulai kehabisan akal dengan timnya, karena pemain-pemain inti seperti Johnny Damon ke Red Sox, Jason Isringhausen pindah ke St. Louis Cardinals. Ditengah kebingungannya Beane tidak juga menemukan jalan keluar ketika berhadapan dengan anggota scoutinngnya, karena permasalahan yang dilihat oleh Beane bukanlah karena pemain, tetapi karena klub yang tidak memiliki dana yang cukup. Beane pun akhirnya bertemu dengan Peter Brand (Jonah Hill), dan bersama-sama berusaha membentuk suatu tim berdasarkan value real dari masing-masing pemain. Brand yang merupakan lulusan Yale di bidang ekonomi ternyata memiliki bakat untuk menganalisis pemain berdasarkan performancenya.

Walaupun tidak disetujui oleh banyak anggota board, Baine terus menjalankan upayanya untuk memboyong tim yang diinginkannya dengan budget yang terbatas. Chad Bradford dan Scott Hatteberg (mantan Red Sox) yang merupakan pemain bukan favorit pun akhirnya diboyong ke Athletics. Ternyata tidak semudah itu, Art Howe (Philip Seymour Hoffman) yang merupakan Head coach juga tidak langsung memainkan pemain-pemain yang baru didapatkan, bahkan Beane sampai harus menjual serta memindahkan pemain-pemain lain untuk bisa memberikan prioritas kepada orang-orang baru ini. Perlahan tapi pasti Athletics pun meraih kemenangan beruntun.

Dengan dibintangi Pitt dan Hoffman, rasanya film ini memang digarap dengan serius. 🙂 120 menit tidak akan menjadi membosankan dengan menonton film ini. Buat penggemar olah raga baseball rasanya film ini menjadi film wajib tonton.

Untuk membuat makin seru, kayaknya grafik ini akan menjelaskan bagaimana tim yang memiliki budget terbatas bisa masuk dalam tim playoffs.


OVERALL SCORE : 8/10

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s