#MovieReview – Crazy, Stupid, Love


Crazy Stupid Love

Crazy Stupid Love

Film ini keren ngebangun ceritanya, walaupun di tengah agak sedikit membosankan. Berawal ceritanya dari Cal Weaver (Steve Carell) dan Emily Weaver (Julianne Moore) yang merupakan pasangan suami istri menuju ke sebuah perceraian karena Emily yang selingkuh dengan teman kantornya, David Lindhagen (Kevin Bacon). Cal yang stres kemudian pergi ke salah satu bar dan bertemu dengan Jacob Palmer (Ryan Gosling). Jacob yang ahli dalam mendapatkan wanita mengajarkan beberapa hal kepada Cal untuk melalui masa suramnya, dan Cal pun akhirnya berhasil menjalankannya setelah bertemu dengan Kate.

Robbie adalah anak laki-laki Cal yang sedang berupaya mendekati pengasuhnya yang berbeda umur cukup banyak, Jessica. Robbie melakukan banyak hal untuk bisa mendapatkan perhatian Hannah, sementara Hannah sendiri ternyata sudah jatuh cinta dengan orang lain yang lebih tua, yang tidak lain adalah ayah Robbie, Cal.

Di tempat berbeda, Hannah adalah seorang mahasiswi yang berharap bahwa pacarnya akan melamarnya dalam suatu acara, sementara teman baik Hannah, Liz tidak percaya bahwa Richard, pacar Hannah akan melamar. Bahkan Liz menyarankan Hannah untuk mendekati Jacob yang pernah ditemui dalam sebuah bar. Singkat kata, Richard ternyata tidak melamar Hannah, melainkan hanya menawari pekerjaan di kantornya saja. Hannah yang frustrasi kemudian melampiaskannya dengan menemui Jacob di bar, dan mengajak ke rumah Jacob untuk melanjutkan di sana. Jacob yang dasarnya merupakan womanizer kemudian berubah karena bertemu dengan Hannah. Jacob pun mulain menjalani hubungan ini dengan serius.

Sementara itu dalam sebuah pertemuan orang tua dengan murid, Cal malah bertemu dengan Kate yang ternyata adalah guru dari Robbie. Emily yang datang bersama Cal kemudian mengetahui apa yang sudah dilakukan oleh Cal selama masa mereka berdua terpisah. Emily pun kecewa tanpa bisa marah ke Cal, dan melanjutkan hubungannya dengan David.

Sebaiknya cerita disudahi sampai sini saja, karena nanti di bagian akhir cerita ada hal-hal yang akan membuat kita cukup tersenyum bagaimana semua orang ini dikaitkan. 🙂 Inti cerita dari film ini baik, karena menjelaskan dalam sebuah hubungan keluarga, baik kedua orang tua, orang tua anak, bahkan dengan rekan kerja ataupun tetangga tidak akan luput dari kekurangan dan kesalahan. Nah di film ini dijelasin bahwa terlepas dari kekurangan dan kesalahan tersebut, orang harus tetap melakukan apa yang benar dan berusaha untuk memperbaikinya. Cukup simple tapi mengena.

OVERALL SCORE : 8/10

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s