#MovieReview – Transformers : Dark of The Moon


Transformers : Dark of The Moon

“Great details, bad storyline”

Setelah dua film sebelumnya meraih BOX OFFICE, pastinya Dreamworks dan juga Paramount ingin meraup untuk dari film ke tiga Transformers ini. Untuk film ke tiga ini Dreamworks dan Paramount tetap menjaga Michael Bay sebagai sutradara. Bad Boys, Armageddon, The Island memang udah menjadi jaminan kalau Michael Bay bisa ngebuat film action yang berkualitas. Shia LaBeouf, John Turturro, Josh Duhamel, Tyrese Gibson juga tetap dipertahankan dalam seri ke tiga ini. Satu-satunya orang yang pasti dirasa menghilang adalah Megan Fox, yang sudah muncul pada dua seri sebelumnya. Gosipnya dikarenakan sikap yang kurang disukai oleh tim produksi, Megan Fox pun tidak diikutsertakan dalam film ini.

Jalan cerita film ini cukup unik karena dipadukan dengan true story. Pada bagian awal, film ini memberikan fakta-fakta konspirasi di belakang peluncuran Apollo 11 (hahaha… walaupun menurut gw agak kurang tepat, soalnya jadi film fiksi abis, tapi cukup OK lah) bahwa peluncuran tersebut bukan bertujuan hanya untuk menjelajah ke bulan, melainkan untuk melihat adanya benda luar angkasa yang jatuh di bulan tersebut.

Berikutnya cerita beralih ke salah satu misi Autobots untuk melakukan penyelidikan terhadap teknologi, yang akhirnya berujung pada penemuan The Ark (pesawat yang berhasil keluar dari Cybertron pada saat terjadi perang) serta bertemu kembali dengan pendahulu Optimus Prime, yaitu Sentinel Prime. Saat yang bersamaan, ditemukan juga Pillars yang merupakan elemen penting yang dibutuhkan untuk bisa melakukan teleportasi robot dari Cybertron ke bumi. Megatron pun berusaha untuk merebut Pillars tersebut untuk bisa menguasai bumi, dengan melakukan teleportasi tersebut, sementara Autobots berusaha mencegahnya agar bumi tidak dikuasai oleh Megatron dan robot-robot jahat lainnya.
Plot cerita kurang lebih sama dengan dua seri sebelumnya, tentang Autobots, NEST, dan teman-teman berusaha menyelamatkan dunia dari kehancuran. Beberapa hal menarik muncul dibagian tengah, mana yang kawan dan mana yang lawan, selebihnya sudah cukup mudah ditebak. Selain itu, menurut gw ada hal-hal cinta-cintaan ngga perlu dimasukin. Memang agak beda ya sama Badboys yang bisa masukin unsur cinta-cintaan dengan lebih natural.Dengan teknologi yang sekarang sudah ada, menurut beberapa orang yang sudah menontonnya dalam format 3D, film ini sudah cukup memaksimalkannya, terutama dibagian detailnya. Gw cukup menikmati pada saat adegan kejar-kejaran mobil, ngingetin banget sama adegan kebut-kebutannya Bad Boys 2 di bagian awal.

Mengenai rating, menurut gw ini perlu masuk rating R untuk karena tidak berperikerobotan… Hahaha, abisnya berantem robotnya sadis banget, ngga kebayang kalau konteksnya manusia. Oh iya, selain itu, film ini menurut gw kurang cocok buat anak kecil karena cukup sadis karena jumlah orang yang mati dan juga cara mati yang ditunjukan dengan jelas.

Buat yang seneng nonton film robot pasti seneng banget ketemu film ini, tapi memang hanya sebatas mengagumi robotnya saja, bukan untuk mengambil ceritanya.

OVERALL SCORE : 7/10

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s