#MovieReview – Hangover 2


Hangover 2

“Now it happens in Thailand… Another Wedding… Another Place…”

Tadinya ada beberapa pilihan film yang bisa ditonton, diantaranya Captain America, Final Destination 5, sama Conan the barbarian. Bingung juga mau pilih yang mana, akhirnya mengerucut jadi tinggal dua,  Captain America atau Hangover 2. Karena jadwal film di bioskop yang lebih dulu Hangover 2 (maklum kalau malem bawaannya ngantuk” dan lagi nyari film yang ringan-ringan, akhirnya terpilihlah film komedi ini.

Kalau dilihat orang-orang yang terlibat dalam film ini tidak banyak berubah dengan film sebelumnya. Produser tetep sama, Todd Phillip (Hangover, Due Date). Bradley Cooper jadi andalan untuk pemerannya, dilanjutin dengan Zach Galifianakis yang pernah kerja sama dengan Phillip di film Due Date.

Flow cerita juga tidak banyak berubah. Setelah Doug menikah pada film sebelumnya (Hangover), sekarang giliran Stu yang akan menikah. Phil dan Stu bersiap untuk menghadiri pernikahan yang akan dilakukan di Thailand, yang merupakan salah satu daerah eksotik di Asia. Alan yang pada awalnya tidak diajak, akhirnya tetap diajak oleh Stu walaupun dengan berat hati.

Kebodohan mulai terjadi sejak keempat teman tersebut bersama dengan calon adik ipar dari Stu, Teddy, memutuskan untuk minum di pinggir pantai. Keesokannya Stu, Phil, dan Alan terbangun dalam suatu ruangan kumuh bersama dengan seekor monyet dalam kondisi hilang ingatan atas hal-hal yang terjadi semalam. Selanjutnya film ini menjadi sedikit lebih sadis dengan ditemukannya bagian tubuh yang terpotong di kamar tersebut. Chow yang merupakan karakter penting pada Hangover sebelumnya juga hadir dalam Hangover 2.

Petualangan bodoh pun dimulai ketika Stu, Phil, dan Alan harus menemukan Teddy yang hilang. Dimulai dengan bertemunya mereka dengan seorang biksu, pedagang narkoba, dan juga orang-orang yang terlibat di malam tersebut.

Faktor utama yang membuat film ini tidak menjadi terlalu membosankan kelihatannya adalah lokasi shooting di Thailand. Dimulai dari resort di mana Stu dan teman-teman menginap , sampai ke pusat kota Bangkok. Elemen penting yang umum ditemui di Thailand seperti wanita transgender pun hadir dalam film ini.

Kalau menurut pendapat pribadi gw, film Hangover sebelumnya lebih orisinil, karena pada saat itu, film sejenis masih belum ada. Sementara untuk Hangover 2, sudah hampir semua bagiannya merupakan copy paste dari Hangover sebelumnya. Tetapi patut diacungi jempol bahwa adegan-adegan lucu yang dihasilkan tetap bisa membuat tersenyum bahkan sampai tertawa terbahak-bahak. Tapi kalau ternyata ada Hangover 3 (yang memang sudah dipersiapkan untuk diproduksi), gw ngga ngerti lagi mau dibuat kayak gimana, karena kalau tetap dengan templates yang sama, pasti orang akan mengalami kebosanan kembali.

OVERALL SCORE : 7/10

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s