#Moviereview – The Adjustment Bureau


The Adjustment Bureau

“I don’t care what you put in my way, I’m not giving up!”

Matt Damon sama Emily Blunt. Yang kebayang di gw film ini bakalan jadi film yang romantis, jadi jujur aja awalnya gw rada males nonton. Tapi berhubung pas waktu itu ngga ada film lagi, jadinya gw paksain nonton. Ternyata lumayan filmnya, genrenya lebih ke sci-fi.

Gw pun mulai meng-google, film ini merupakan adaptasi dari cerita pendek yang judulnya “Adjustment Team”, punya Philip K. Dick. Cerita Pendek itu ternyata juga udah dipublish dari tahun 1950an, tapi memang ngga terlalu terkenal dan menjadi bahan literatur.

Masuk ke casting, Matt Damon udah pasti jadi andalan dan nilai jual di film ini. Sementara Emily Blunt yang gw tau cuma The Devils Wears Prada. Sementara untuk pemeran lainnya ngga ada yang terkenal.

Jalan cerita bermula dari David Norris (Matt Damon), congressman tahun 2006 bertemu Elise Sellas, yang memberikan inspirasi untuk isi pidato David. Pada tahun 2006 David tidak menang, tetapi isi pidato tersebut menjadikan David favorit untuk menjadi kandidat di pemilihan berikutnya. Beberapa bulan setelah itu, di taman dekat apartmen David, Harry Mitchell menerima tugas untuk memastikan bahwa David menumpahkan kopinya. Tetapi cerita berjalan lain karena David tidak menumpahkan kopinya, malahan David bertemu kembali dengan Elise dalam suatu bis dalam perjalanan ke kantornya. Singkat kata David sampai di kantornya dan menemukan sesuatu yang aneh, yaitu seluruh karyawan kantor dalam keadaan diam tidak bergerak dengan banyak orang-orang berjubah hitam yang melakukan scanning terhadap tubuh-tubuh mereka. David pun dikejar oleh orang-orang tersebut.

David pun kemudian tertangkap dan dia diberikan penjelasan bahwa orang-orang yang memakai jubah hitam ini merupakan “Adjustment Team”, yaitu tim yang memastikan bahwa segala sesuatunya berjalan sesuai dengan “rencana”. David pun akhirnya dilarang untuk bertemu dengan Elise lagi di kemudian hari dengan alasan pertemuan akan memberikan hasil tidak sesuai dengan “rencana”.

3 tahun berlalu, David mengambil rute bis yang sama dengan harapan bisa bertemu lagi dengan Elise, tetapi tidak pernah bertemu, hingga suatu saat mereka berdua pun bertemu dan mulai mengenal satu sama lain lebih jauh lagi. Sejak saat itu David terus dikejar oleh “Adjustment Team”. David diingatkan oleh “Adjustment Team” bahwa “rencana” yang harusnya berjalan adalah David akan menjadi senator dan nantinya akan menjadi presiden, sementara Elise akan menjadi penari profesional, dan kedua hal tersebut tidak akan terjadi bila keduanya bertemu dan tetap berhubungan. Sisa cerita berisi pilihan David dan Elise terhadap jalan hidupnya, apakah akan memilih mengikuti “rencana”, atau mengikuti kata hati mereka berdua untuk bersama.

Gw akan merekomendasi film ini. Ada nilai-nilai yang disampaikan terutama berkaitan dengan pilihan-pilihan yang kita buat. Selamat menonton :).

OVERALL SCORE :7/10

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s