#Moviereview – Trust


Trust

“People get hurt. There’s only so much we can do to protect ourselves, our children. The only thing we can do is be there for each other when we do fall down to pick each other up” – Gail Friedman

Untuk orang tua yang punya anak remaja, film ini bagus untuk menambah informasi bagaimana dunia di luar sana, dan apa saja yang sebenarnya generasi muda bisa lakukan.

Clive Owen dan Catherine Keener merupakan dua pemeran yang cukup senior yang terlibat di film ini, sementara David Schwimmer, yang kita lebih kenal dari serial Friends, berada di balik layar film ini

Cerita bermula dari Annie (Liana Liberato) yang berusia 14 tahun memiliki teman di dunia maya dengan nama Charlie. Seperti dunia maya pada umumnya, para remaja sering terlalu polos untuk menggunakan media ini sehingga semua hal dapat dibicarakan dengan mudah. Kebohongan-kebohongan pun mulai muncul, Charlie ternyata terus berbohong mengenai umurnya. Charlie mengaku umurnya belasan tahun, kemudian merevisinya bahwa ia anak kuliahan yang berumur 20 tahun, hingga pada saat mereka berdua janjian untuk bertemu, ternyata Charlie berumur lebih dari 30 tahun.

Annie yang masih polos mempercayai bahwa Charlie menyayanginya dengan sepenuh hati, sehingga apa pun diberikan kepada Charlie. Bahkan pada saat Charlie meminta untuk berhubungan suami istri, Annie pun menyetujuinya. Kenyataan ini akhirnya terungkap ketika teman Annie menceritakan kepada pihak sekolah Annie. Kedua orang tua Annie Will (Clive Owen) dan Lynn (Catherine Keener) pun akhirnya dipanggil dan harus berhadapan dengan penyelidikan polisi.

Pihak keluarga dan polisi terus berupaya mendapatkan informasi dari Annie, tetapi Annie yang masih percaya bahwa Charlie adalah orang yang baik terus menutup-nutupi. Kemudian polisi perlahan menemukan benang merah kasus ini dengan kasus-kasus serupa lainnya, dan pada saat itulah Annie baru menyadari bahwa ia merupakan korban pelecehan seksual dari orang yang sudah sering melakukannya.

Pesan dalam film ini sangat nyata mengenai kejahatan melalui dunia maya, dan memang yang paling sering menjadi korban adalah anak-anak yang menggunakan media tersebut tanpa dibekali pengetahuan yang cukup. Selain itu, keutuhan dalam suatu keluarga dalam menghadapi hal-hal seperti ini juga dibahas, sehingga film ini bisa memberikan suguhan lengkap untuk sebuah film dengan genre drama.

Untuk orang tua yang memiliki anak belasan tahun yang sering menggunakan facebook, twitter, dan memiliki social networking menggunakan media internet lainnya, adalah sangat baik untuk menonton film ini untuk memberikan informasi tambahan.

OVERALL SCORE : 7/10

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s