#Moviereview – Love, Wedding, Marriage


Love, Wedding, Marriage

“Jauh di bawah A Walk to Remember dan License to Wed”

Pertama kali tau film ini waktu gw pas lagi ke Blitz untuk nonton film “Kungfu Panda 2”. Mandy Moore, itu doang yang ada dijual waktu liat film ini, gw ngga tau siapa cowo yang di sebelahnya. Kalau kita ngeliat beberapa tahun terakhir ini, tidak banyak film yang dibintangi Mandy more yang berhasil menjadi film Box Office, bahkan mungkin sepanjang waktu cuma “A Walk to Remember”, “Chasing Liberty” sama “License to Wed” yang pernah gw tonton dan inget. “A Walk to Remember” punya dasar novel yang kuat (Nicholas Sparks), sementara License to Wed Mandy Moore ditemani aktor yang lebih senior, Robbin Williams, jadi memang blum terbukti kalau Mandy Moore bisa ngebangun karakter yang kuat dalam sebuah film.

Film ini bercerita tentang pasangan muda Ava (Mandy Moore) dan Charlie (Kellan Lutz “Emmet Cullen”) yang baru menikah dengan dukungan orang tua Ava yang sudah 30 tahun menikah. Pernikahan ini kemudian terganggu dengan rencana perceraian kedua orang tua Ava, yang diakibatkan oleh adanya rahasia Ayah Ava yang ternyata pernah selingkuh 25 tahun yang lalu. Mau tidak mau Ava berusaha agar pernikahan kedua orang tuanya bisa kembali lagi. Tidak semudah itu, tenyata di awal pernikahan Ava dan Charlie juga menemui tantangan, diantaranya adalah rahasia-rahasia yang belum terungkap. Perlahan upaya Ava untuk menyelamatkan pernikahan orang tuanya malah membuat kondisi pernikahannya yang seumur jagung menjadi tidak nyaman. Kelanjutan cerita adalah bagaimana Ava dan Charlie memperbaiki hubungan mereka agar dapat bertahan.

Message yang ingin disampaikan baik, masuk dalam pernikahan merupakan hal yang tidak mudah, terutama yang berkaitan dengan rahasia-rahasia yang perlahan mulai terungkap. Salah satu solusi juga diberikan dalam film ini, yaitu dengan saling mencintai apapun yang terjadi, apapun kekurangan pasangan kita.

Cukup disayangkan, cara penyampaian message di film ini kurang digarap dengan baik. Dari awal hingga akhir ngga ada momen yang bisa keingat dengan mudah, baik itu momen yang romantis atau pun bersifat lucu. Dari sisi pemeran juga biasa-biasa saja. Hanya berharap dari Mandy Moore dan Kellan Lutz ternyata tidak bisa mengangkat film pamor ini.

OVERALL SCORE : 4/10

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s